Jakartahotnews.com

Dalam Pasal 9 RUU APBN 2013 yang baru disahkan DPR dalam rapat paripurna DPR Senin (17/6/2013)

Lapindo Dan Kenaikan BBM

Lapindo Dan Kenaikan BBM

malam, Pemerintah menggelontorkan Rp 155 miliar membantu korban lumpur Lapindo. Sisi lain SBY Kamis (14/2/13) yang lalu mengkritik agar Lapindo membayar sekira 800 Milyar dan jangan menyengsarakan rakyat saat menerima laporan Lapindo yang belum menyelesaikan kewajiban senilai Rp 800 miliar dalam rapat kabinet paripurna di kantor Presiden Jakarta.

Mengelontorkan dana sebesar Rp.155 milyar untuk lapindo nyaris bertolak belakang saat SBY mengkritik hutang lapindo sebesar 800 Milyar yang saat itu belum terbayarkan. Bahkan SBY mengingatkan agar Lapindo yang merupakan perusahaan Abd Rizal Bakrie jangan main main dengan rakyat.

Sampaikan kepada Lapindo, kalau janji ditepati. Kalau main-main dengan rakyat, dosanya dunia akhirat. Sampaikan. Mari kita bertanggung jawab apa yang kita lakukan di Tanah Air ini demi rakyat kita, demi masa depan kita,? kata Presiden ketika itu.

Namun faktanya setelah beberapa bulan kemudian SBY malah menggelontorkan dana 155 Milyar untuk Lapindo disaat Pemerintah sedang bernafsu menaikan harga BBM menjelang pemilu. Apakah ini terkait deal or no deal dengan partai Golkar ?

Sementara itu Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Amir Syamsuddin seperti yang dikutip dari tribunnews.com membantah sengaja memasukkan anggaran Lapindo Rp 155 miliar dalam APBN-P 2013 untuk mendapatkan dukungan Golkar terhadap kenaikan BBM. “Saya Sekretaris Setgab tidak pernah ada diskusi soal itu. Nggak, saya kira bukan itu,” kata Anggota Dewan Pembina Demokrat, Amir Syamsuddin, di gedung DPR Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Apakah Yang terjadi Deal Or No Deal

Tag:
Publish on Juni 18th, 2013 under Nasional by redaksi | Komentar Dinonaktifkan pada Lapindo Dapat Rp 155 miliar dalam APBN-P 2013 “Deal or Nodeal”

Komentar telah ditutup.