Masyarakat Mengabaikan Keselamatan Di Lintasan Kereta Api

Masyarakat Mengabaikan Keselamatan Di Lintasan Kereta Api

jakartahotnews.com – Pemprop DKI Jakarta menginformasikan bahwa pembangunan underpass dan flyover di perlintasan sebidang dengan rel kereta fokus pada empat titik yakni di kawasan Bintaro, Permata Hijau, Semanan, dan Tanjung Barat. Pembangunan tersebut akan direalisasikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta pada bulan April mendatang tahun 2014.

Jokowi Gubernur DKI Jakarta menginformasikan untuk mengejar target pembangunan underpass dan flyover di perlintasan sebidang dengan rel kereta, Dinas PU segera melakukan pengukuran. “Kita memikirkan prioritas yang menjadi penting, yang paling penting pada kelokan-kelokan berbahaya,” ujar Jokowi, usai meninjau perlintasan rute Tanah Abang – Serpong, Selasa sore (10/12).

Menurut Jokowi pembangunan underpass dan flyover di perlintasan sebidang dengan rel kereta di empat titik tersebut muni menggunakan dana APBD DKI dan tidak bekerjasama dengan PT KAI.. “Ini sudah sangat terlambat sekali, kita harus kejar. Oleh sebab itu kita segera bangun underpass yang paling prioritas di jalur loopline. masalahnya keterlambatan selama 20-25 tahun tidak diurusi,” ucapnya.

Jokowi mengakui proses pembangunan underpass dan flyover di perlintasan sebidang dengan rel kereta tersebut melalui proses. Mulai proses pengukuran di empat perlintasan tersebut yang direncanakan selama satu pekan oleh Dinas PU. Kemudian setelah didapatkan bentuk pengerjaan perlintasan yang cocok, lalu dilaksanakan tender. “Setelah itu, April tahun depan targetnya bisa langsung dikerjakan. Kan lelang dulu. Harus segera dikerjakan, karena menurut saya memang bahaya,” kata Jokowi.

Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Manggas Rudy Siahaan menambahkan, pembangunan underpass dan flyover di kawasan Bintaro, Permata Hijau, Semanan, dan Tanjung Barat ditargetkan dapat selesai selama dua tahun dan menjadi super prioritas karena alasan arus lalu lintas di ruas jalan tersebut tergolong sangat padat

Selanjutnya Manggas Rudy Siahaan mengatakan besar dana yang dikucurkan untuk membangun underpass dan flyover di perlintasan sebidang dengan rel kereta di kawasan Bintaro, Permata Hijau, Semanan, dan Tanjung Barat sebesar Rp 150 Milyar dan ditargetkan selesai tahun 2015.

“Jadi kita harapkan 2015 sudah selesai. Sehingga bisa mengurangi potensi kecelakaan di rel kereta,” ujarnya.

Publish on Desember 10th, 2013 under Jakarta Terkini, Pembangunan by redaksi | Komentar Dinonaktifkan pada Jokowi : Pembangunan Underpass Dan Flyover Di Perlintasan Sebidang Dengan Rel Kereta Terlambat 25 Tahun

Komentar telah ditutup.