Gubernur DKI Fauzi Bowo Resmikan Penggunaan Kabel Listrik bawah Laut

Gubernur DKI Fauzi Bowo Resmikan Penggunaan Kabel Listrik bawah Laut Untuk Kepulauan Seribu

Jakartahotnews.com – Warga Kepulauan Seribu akan menikmati listrik selama 24 jam setelah Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meresmikan penggunaan kabel listrik bawah laut untuk memenuhi pasokan listrik di enam pulau di Kepulauan Seribu, di antaranya Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, Pulau Kelapadua, dan Pulau Karya. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, selama ini biaya untuk memakai mesin diesel setiap tahunnya mencapai Rp 20 miliar pertahun. Belum lagi dampak yang ditimbulkan berupa pencemaran dari penggunaan mesin diesel tersebut.

“Warga Kepulauan Seribu bisa mendapatkan layanan seperti di darat, sehingga tidak ada perbedaan pelayanan. Kalau pun memang ada, secara bertahap akan kita hilangkan, karena Kepulauan Seribu merupakan bagian ibu kota Jakarta,” ucapnya saat meresmikan listrik kabel bawah laut di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Rabu (22/2).

Ia berharap, dengan diresmikannya listrik 24 jam masyarakat dapat memanfaatkan listrik tersebut, kecuali Pulau Sebira yang jaraknya jauh. “Ini adalah janji saya kepada warga Kepulauan Seribu untuk memberikan listrik 24 jam. Kita manfaatkan listrik itu sebaik-baiknya, dan jangan hidup boros. Tapi ingat jangan lupa bayar tagihannya,” tegasnya.

Menurutnya, listrik tersebut memberikan kemudahan untuk pelayanan dan juga industri kecil di Kepulauan Seribu agar tumbuh berkembang dengan baik. Selain itu, listrik juga dapat dimanfaatkan untuk anak sekolah, sehingga pendidikan di pulau tidak kalah dengan di darat. “Mudah-mudahan dengan adanya listrik ini usaha-usaha kecil di Kepulauan Seribu semakin berkembang, dan memberikan lapangan kerja,” ujarnya.

Ditambahkannya, kabel bawah laut ini memilik panjang 76,6 kilometer. Bila memang diperlukan, nantinya akan ditambah. “Kita akan menambah kapasitas daya listriknya bersama PLN untuk membangun sarana dan prasarana. Kami juga menerapkan meteran kartu prabayar yang sesuai dengan kemampuan warga. Ini kami terapkan di Kepulauan Seribu, dan nantinya akan kami terapkan di darat,” tuturnya.

?Manager Bidang Niaga PT PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang, Dwi Kusnanto menambahkan sebanyak 5.100 pelanggan di Kepulauan Seribu telah terlayani listrik 24 jam, di antaranya sebanyak 2.816 pelanggan di Kepulauan Seribuselatan dengan beban listrik 2,6 mVA, dan 3.100 pelanggan di Kepulauan Seribuutara dengan beban 3 mVA. “Semuanya dilayani dengan sistem prabayar. Itu artinya, masyarakat dapat anggarkan sendiri biaya listrik sesuai kemampuan, dan tak ada lagi pemutusan listrik,” ujarnya.

Menurutnya, kelistrikan yang dipasang oleh PLN di Kepulauan Seribu sudah sama dengan di darat, karena diambil dari sistem inter koneksi Jawa-Bali. “Kualitasnya sama dengan di darat, dan layanan untuk Kepulauan Seribu, cukup istimewa karena biaya penyambungan disamakan dengan tarif tahun 2003, sama dengan Kepulauan Seribuselatan sebelumnya,” ungkapnya.

Hadi (34) warga RT 02/03 Pulau Panggang, mengaku senang dengan listrik selama 24 jam di wilayahnya. Sebab, sebelumnya listrik di Kepulauan Seribuutara hanya 15 jam. “Listrik sangat bermanfaat bagi warga di sini untuk melakukan kegiatan maupun usaha kecil,” tandasnya.

Tag:
Publish on Februari 22nd, 2012 under Berita Utama, Jakarta Terkini by redaksi | Komentar Dinonaktifkan pada Jakarta Pasok Listrik ke Kepulauan Seribu Melalui Kabel Bawah Laut

Komentar telah ditutup.