Jakarta Jakartahotnews.com

Presiden SBY menilai bahwa upaya proses hukum yang dilakukan oleh Polri terhadap Kompol Novel Baswedan seorang wakil kepala penyidik KPK yang menangani kasus Simulator SIM Janggal. Selain timingnya tidak tepat caranyapun tidak tepat. saya menilai timingnya tidak tepat caranya pun tidak tepat. Unutk itu SBY  mengatakan Polri harus menjalankan apa yang telah ia katakan. Hal tersebut ia katakan, senin (8/10) dalam keterangan resminya menanggapi kekisruhan antara POLRI dan KPK.

Sebelumnya Polri menyebut KPK terburu-buru karena menganggap Kompol Novel Baswedan tak bersalah terkait kasus penganiayaan berat yang terjadi pada Februari 2004 silam di Bengkulu, saat itu Novel adalah Kasat Serse Polda Bengkulu.

Untuk memproses Kompol Novel Baswedan Jumat 5/10) , sekelompok pria yang diduga berasal dari Polda Bengkulu mengepung KPK? hendak menangkap penyidik KPK Wakil Kepala Satuan Tugas Tim Simulator Kompol Novel Baswedan yang menangani kasus simulator SIM. Mereka mengangap Kompol Novel Baswedan melanggar disiplin pada tahun 2004.

Pernyataan Presiden SBY? yang menyebutkan bahwa cara dan timing (waktu) Polri dalam menyelesaikan kasus Kompol Novel Baswedan sama sekali tidak tepat, merupakan teguran keras yang disampaikan seorang presiden kepada kapolri secara terbuka dan didengar seluruh rakyat Indonesia. Apakah SBY akan mencopot Timur Pradopo

Tag:
Publish on Oktober 8th, 2012 under Berita Utama, Hukum Dan Kriminal by redaksi | Komentar Dinonaktifkan pada SBY Nilai Cara dan Timing Polri Memproses Kasus Kompol Novel Baswedan Tidak Tepat

Komentar telah ditutup.