Ustad Jeffry Al Buchori

Ustad Jeffry Al Buchori

Jakartahotnews.com Da’i kondang Jeffry Al Buchory tewas seketika akibat kecelakaan motor tunggal yang ia kenderai sendiri di Jl Gedong Hijau 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan. Disebutkan Ustad yang akrab disapa Uje mengendarai kendaraan besar Kawasaki E650 bernopol B 3590 SGQ. Menabrak pohon langsung meninggal di tempat.

Menurut adik kandung Ustad Uje , Fajar Shidiq sebelumnya Uje mengaku kurang fit. Namun karena dirinya meyakinkan untuk tetap naik motor akhirnya Fajar dan teman-teman mengijinkan.

“Beliau emang agak kurang sehat beberapa hari ini. Tapi beliau bilang kangen naik motor. Dan meyakinkan kami kalau masih bisa naik motor,” kata Fajar Shidiq yang akrab disapa Dicky saat dihubungi wartawan, Jumat (26/4).

Fajar menyatakan bahwa mereka berlima konvoi naik motor dari perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan. Sesampai di jl Gedong Hijau 7 Pondok Indah kecelakaan pun terjadi hingga menyebabkan Uje langsung meninggal karena menabrak pohon.

“Benar meninggal di lokasi. Bersama kami 5 motor. Kejadiannya setengah 2. Kami sama-sama naik motor,” tukasnya.

Informasi dari petugas TMC Polda Metro Jaya mengatakan, setelah kejadian, Ustaz Uje langsung dilarikan ke RS Pondok Indah. Namun sebelum tiba di rumah sakit, korban telah mengembuskan nafas terakhir.

Setelah itu, Ustaz Jeffry langsung dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati terlebih dahulu sebelum dibawa ke rumah duka di perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan.

Profil Ustad Jeffry Al Buchori

Jeffry Al Buchori memiliki nama populer Uje lahir di Jakarta, 12 April 1973 adalah seorang pendakwah atau ustad yang tampil dengan mengemas bahasa dakwahnya dengan bahasa-bahasa anak muda. Sehingga ustad Uje kerap juga dipanggil sebagai ustad gaul. Beberapa hari setelah ia merayakan ulang tahunnya yang ke-40, ia mengalami kecelakaan motor yang menyebabkan Uje meninggal dunia di usia 40 tahun.

Jefri anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Alm. H. Ismail Modal dan Ustz Dra. Hj. Tatu Mulyana ini sejak kecil telah mendapat pendidikan Islam yang kuat. Hal ni terbukti saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5 SD meraih prestasi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur?an) sampai tingkat provinsi. Setelah lulus SD, bersama kedua kakaknya, Alm. Ust. H. Abdullah Riyad dan Ust. H. Aswan Faisal, bersekolah di PonDaar el-Qolam Gintung, Jayanti Tangerang. Namun selama di pesantren, Uje terbilang nakal. Seringkali saat teman-temannya menunaiam-diam tidur atau kabur dari pesantren untuk main dan nonton di bioskop. Sampai akhirnya Uje dikeluarkan dari pesantren tersebut yang sempat dikecapnya selama tahun yang harus dijalani. Setelah itu, Uje dipindahkan ke Madrasah Aliyah (MA, setingkat SMA). Bukannya bertambah baik, kenakalan Uje justru bertambah.

Hal yang menyadarkan Uje dari kehidupan semu adalah saat dirinya diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha pertaubatan, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya alm. Ust. H. Abdullah Riyad, untuk melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Sebab alm Ust. H. Abdullah Riyad mendapatkan kepercayaan dari MUIS (Majlis Ugame Islam Singapura) untuk menjadi Imam besar di Masjid Haji Mohammad Soleh, bersebelahan dengan Maqam Habib Nuh Al Habsyi, Palmer Road, Singapura. Uje berdakwah pertama kali di sebuah masjid di Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.

Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushola, masjid, dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh masyrakat banyak dikagumi oleh seluruh kalangan. Selain itu Uje, juga menyampaikan dakwahnya dalam bentuk lagu-lagu Islami, debut albumnya, Lahir Kembali diluncurkan 2006 lalu. Beberapa lagu diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama penyanyi lagu-lagu religius muslim, seperti Opick, bahkan pernah berkolaborasi dengan grup band Ungu dalam mini album Ungu bertajuk Para Pencari-Mu (2007).

Publish on April 26th, 2013 under Berita Utama, Selebritis by redaksi | Komentar Dinonaktifkan pada Da’i kondang Jeffry Al Buchory Tewas Kecelakaan motor

Komentar telah ditutup.